Pemerintah Siapkan 4 Langkah Srategis Jaga Inflasi Tahun Ini

putri Kamis, 13 Februari 2020 | 17:48
Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Bank Indonesia (BI) merumuskan empat langkah strategis untuk menjaga laju inflasi pada target 3,0 plus minus 1% pada tahun ini.

Berita Golkar, Jakarta – Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Bank Indonesia (BI) merumuskan empat langkah strategis untuk menjaga laju inflasi pada target 3,0 plus minus 1% pada tahun ini.

Empat strategi tersebut meliputi menjaga inflasi dari kelompok bahan pangan bergejolak; meningkatkan efektivitas program perlindungan social; dan memperkuat sinergi komunikasi untuk mendukung pengelolaan ekspektasi masyarakat.

Terakhir, memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Dengan keempat langkah itu, pemerintah optimistis laju inflasi akan terjaga, seperti pada 2019 yang berada pada level 2,72%.

BACA JUGA  Kemenperin Sabet Lagi Penghargaan Opini WTP Lima Tahun Berturut

“Pencapaian ini menjadi terendah selama dua dekade terakhir, dan melanjutkan tren realisasi inflasi pada kisaran sasaran selama 5 tahun terakhir,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Airlangga menjelaskan inflasi yang rendah akan berkontribusi positif dalam menjaga daya beli masyarakat, sekaligus meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia di mata investor.

BACA JUGA  Komisi 1 DPR Setujui Opsi Pemerintah Pulangkan Anak-Anak dari WNI Terduga Teroris Lintas Batas

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menambahkan hal yang paling diwaspadai pemerintah adalah kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food).

Tahun ini, lanjutnya, pemerintah menargetkan angka inflasi untuk volatile food dalam kisaran 4,0 plus minus 1% dengan cara menurunkan disparitas harga antar waktu dan wilayah melalui tiga upaya.

Pertama, memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif (4K) seperti yang tertuang dalam Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2019-2021.

BACA JUGA  Golkar Nilai Jokowi Banyak Modal karena Berhasil Bangun Indonesia

Kedua, menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional. Ketiga, memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital.

“Pada akhirnya, inflasi yang rendah dan stabil bakal mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi global yang melambat,” tutur Iskandar.

Sumber : news.ddtc.co.id

Loading...

Baca juga

Anggota DPR RI Apresiasi Kebijakan Presiden Ringankan Biaya Tagihan Listrik

Berita Golkar, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo resmi mengumumkan untuk memberikan listrik gratis selama 3 …