Komisi 1 DPR Setujui Opsi Pemerintah Pulangkan Anak-Anak dari WNI Terduga Teroris Lintas Batas

putri Jumat, 14 Februari 2020 | 15:33
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyetujui opsi pemerintah untuk memulangkan anak-anak dari WNI eks anggota ISIS dan terduga teroris lintas batas ke Tanah Air.

Berita Golkar, Jakarta – Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyetujui opsi pemerintah untuk memulangkan anak-anak dari WNI eks anggota ISIS dan terduga teroris lintas batas ke Tanah Air.

“Saya dapat menerima jika pemerintah secara case by case mempertimbangkan pemulangan anak-anak, hanya untuk kasus-kasus tertentu ya,” kata Meutya, Jumat (14/2/2020).

Meutya mengatakan, pemerintah harus melakukan pendataan sejauh mana anak-anak dari WNI eks anggota ISIS dan teroris lintas batas itu terpapar paham radikalisme serta kondisi kesehatannya.

BACA JUGA  Menperin : Potensi Pasar Otomotif Australia Sebesar 1,1 juta Terbuka Bagi Produsen Indonesia

“Jumlahnya mungkin sangat sedikit. Harus dilihat seberapa jauh terpapar, kenapa pada mulanya berangkat, kondisi kesehatan dan lain,” ujarnya.

Secara terpisah, Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan, pemerintah harus memiliki persiapan yang matang dalam rencana pemulangan anak-anak dari eks anggota ISIS dan teroris lintas batas ke Indonesia.

“Negara harus memastikan agar pemulangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian,” kata dia saat dihubungi wartawan, Jumat (14/2/2020).

BACA JUGA  Industri Manufaktur Berikan Kontribusi Paling Besar Terhadap Nilai Ekspor Nasional

Dia mengatakan, pemerintah harus melibatkan instansi-instansi terkait dalam rencana pemulangan dan observasi terhadap anak-anak dari eks anggota ISIS tersebut.

“Komisi Perlindungan Anak, BNPT, Kementerian Sosial dan Kepolisian harus dilibatkan dalam masa-masa observasi sebelum mereka bisa kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan, pemerintah tetap membuka opsi memulangkan anak-anak dari WNI yang diduga sebagai teroris lintas batas (foreign terorist fighter) dan eks anggota ISIS ke Indonesia.

BACA JUGA  Airlangga Dorong Kaum Millennial Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Sumber : Kompas.com

Loading...

Baca juga

DPR RI Komisi II Setujui Penundaan Tahapan Pilkada 2020

Berita Golkar, Jakarta – Melihat perkembangan pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum terkendali dan demi …