Ketum Golkar: Semua Negara di Dunia Punya Utang

putri Selasa, 29 Januari 2019 | 13:34
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Dok: SuaraPembangunan.

BeringinNEWS – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersuara terkait dengan sindiran ‘menteri pencetak utang’ yang ditujukan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sindiran itu dilontarkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto belum lama ini.

Airlangga menegaskan setiap era pemerintahan pembangunan selalu ada proporsi utang.

Termasuk di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari tahun 2004 – 2014.

“Bukan hanya periode ini, seluruh periode presiden ada utang itu pasti. Mungkin saja porsinya lebih besar dari sekarang. Utang kalau bisa dibayar kemudian tingkat suku bunganya bisa direprofiling, diturunkan itu bagus,” kata Airlangga di kompleks Istana Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

BACA JUGA  Golkar Dirikan Posko Darurat Tanggulangi Bencana Tsunami Selat Sunda

Menteri Perindustrian ini menambahkan tidak masalah selama utang dipakai untuk pembangunan.

Menurut Airlangga, menjadi salah jika utang dipakai untuk operasional atau biaya kebutuhan harian (operating expenses).

Tak hanya itu, Airlangga menyebut semua negara di dunia memiliki utang. Tetapi hal itu tidak membuat investor khawatir serta tetap optimis untuk berinvestasi di Indonesia.

BACA JUGA  Didukung PDIP Kalahkan Gerindra, Ini Respons Ketum Golkar

“Semua negara berutang bukan hanya Indonesia, negara lain berutang. Tentunya dengan tingkat suku bunga membaik. Asal utang dipakai buat pembangunan bukan operating expenses,” katanya.

Sebelumnya Calon Presiden Prabowo Subianto mengungkap menteri keuangan, terkait ‘menteri pencetak utang’. Itu disampaikan dalam acara dukungan alumni perguruan tinggi di Padepokan Pencak Silat, Jakarta Timur, Sabtu (25/1) pekan lalu.

Prabowo menyebut utang Indonesia terus menumpuk. Pernyataan Prabowo kembali menyita perhatian publik.

Pasalnya, ia mengatakan, tak perlu lagi menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) tapi menteri pencetak utang.

BACA JUGA  Kader Golkar Diloloskan Bawaslu, Begini Tanggapan Airlangga

“Kalau menurut saya, jangan disebut lagi ada Menteri Keuangan, mungkin Menteri Pencetak Utang. Bangga untuk utang, yang suruh bayar orang lain,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengibaratkan utang Indonesia saat ini layaknya penyakit pada stadium lanjut.

Data dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) utang pemerintah pada Desember 2018 Rp 4.418,30 triliun. Naik Rp 22,33 triliun dari bulan November sebesar Rp 4.395,97 triliun.

Sumber: Gatra

Loading...

Baca juga

Bahas New Normal Pilkada 2020, Tokoh Ormas Pendiri Golkar Temui Ketum

Berita Golkar, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima kunjungan pimpinan Tri Karya …