Golkar Siap Jaga Soliditas Dukung Indonesia Lewati Masa Krisis

putri Rabu, 17 Juni 2020 | 13:04

Berita Golkar, Jakarta –   Koalisi partai politik pendukung pemerintah menata dan menjaga soliditas dukungannya kepada Presiden Joko Widodo menghadapi dampak sosial ekonomi selama pandemi Covid-19 agar menciptakan situasi politik stabil ditengah masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam webinar virtual “Global Economy Outlook” diikuti lebih dari lima puluh Dubes atau perwakilannya. Hadir, Dubes Rusia, UK, Sing, Uni Eropa, Costarica, Afghanistan, South Africa, Selasa (16/6) malam di Jakarta.

BACA JUGA  Golkar DIY Sepakat Satu Suara Dukung Airlangga Hartarto

Lewat virtual dengan Duta Besar atau perwakilan Negara Sahabat dan Organisasi Internasional di Indonesia itu, Airlangga menyatakan jika koalisi pemerintah saat ini sudah lebih dari 65 persen.

Partai koalisi presiden akan menjaga soliditas dukungannya untuk membuat Indonesia dapat melewati krisis ini dan membuat situasi politik lebih stabil.

“Ketika Anda memiliki krisis ekonomi seperti apa yang terjadi hari ini, yang paling penting untuk dilakukan adalah keselamatan rakyat Indonesia dan terutama untuk menjaga kebutuhan rakyat terpenuhi. Peran partai politik, adalah untuk memastikan kebijakan pemerintah dan memastikan jaring pengaman sosial diterima oleh rakyat. Selain itu agar masyarakat terkompensasi dengan bansos sehingga mempunyai daya beli. Kami memastikan bahwa Indonesia selama periode ini akan stabil secara politik,” ungkap Airlangga saat menjawab pertanyaan dari Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket.

BACA JUGA  Commonwealth Life Bersama TelkomGroup Luncurkan Produk Asuransi Berbasis Pembayaran Digital Pertama di Indonesia

Pertanyaan lain dari Dubes Singapura untuk Indonesia, Mr. Anil Kumar Nayar, tentang rencana pemerintah untuk meluncurkan Omnibus Law (RUU Cipta Kerja).

“Tentang Omnibus Law, saat ini sedang dibahas di parlemen (DPR). Pemerintah dan parlemen berupaya bisa segera menyelesaikannya,” ungkap Menko Perekonomian ini.

Dalam pertemuan itu Menko Perekonomian juga menyatakan jika pemerintah saat ini akan membuka Era Normal Baru untuk Jakarta.

BACA JUGA  Fraksi Golkar Kritik Pernyataan Kepala BPIP Mengenai "Agama Musuh Terbesar Pancasila"

Keputusan itu dilakukan setelah melihat data perkembangan Covid-19 di ibu kota yang tidak lagi mengalami pelonjakan. Pemerintah sendiri siap kembali me-restart perekonomian nasional.

 

Loading...

Baca juga

DPR Ingatkan Pemerintah untuk Terus Perbaiki data calon penerima bansos

Berita Golkar, Jakarta –  Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily kembali menegaskan kepada …