DPR Ingatkan Pemerintah untuk Terus Perbaiki data calon penerima bansos

putri Jumat, 3 Juli 2020 | 14:03

Berita Golkar, Jakarta –  Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily kembali menegaskan kepada Pemerintah untuk terus memperbaiki data bagi calon penerima bantuan sosial. Ia menyebut data yang tak valid akan membuat uang negara terbuang percuma.

“Pertama saya ingin menyampaikan bahwa negara kita sedang diuji mewujudkan cita-citanya, yaitu menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Cerminan dari cita-cita  itu dilihat dari sejauh mana negara hadir di tengah masyarakat dan  ditunjukan dengan kesiapan negara sendiri untuk bisa hadir dengan berbagai macam solusi-solusi yang tepat di tengah pandemi Covid 19 ini,” ujar Ace.

BACA JUGA  Terapkan Industri 4.0 RI Punya Optimisme Tinggi

Namun politisi Partai Golkar itu mengatakan, pihaknya melihat penyaluran bansos yang terjadi di lapangan masih banyak catatan-catatan serius, terutama untuk Kemensos dan Kemendes.

Padahal di sisi lain keterangan Kemenkeu menyebutkan sudah banyak uang yang dikeluarkan untuk bantuan perlindungan sosial. Namun kalau uang tersebut dikeluarkan untuk menunjukkan kehadiran negara tapi sasarannya tidak tepat, maka uang itu menjadi percuma.

BACA JUGA  Menperin Targetkan Daur Ulang Sampah Plastik Jadi 25 Persen

Untuk itu menurutnya diperlukan sistem yang baik untuk mengelola data kemiskinan. Dengan mengutip kaidah ushul fiqh, ia menegaskan pentingnya sistem pendataan itu demi terwujudnya keadilan.

Ma la yatimmul wujub illa biha fauwa wajibun (kalau kita ingin mencapai satu tujuan, ada caranya, caranya itu menjadi sesuatu yang wajib juga). Jadi kalau negara wajib hadir di tengah masyarakat tapi kitanya sendiri salah dalam membuat sistem di dalam masyarakat itu sendiri, maka itu akan percuma. Oleh karena itu, penting keberadaan dari pendataan ini,” terang Ace.

BACA JUGA  DPP Partai Golkar Tegaskam Tidak Ada Rapat di Kantor Kemenko Perekonomian

Menurut Ace, Komisi VIII DPR RI masih banyak menemukan bansos yang diberikan kepada masyarakat tidak tepat sasaran.

Sumber : dpr.go.id

Loading...

Baca juga

Pemerintah Upayakan Kebijakan Baru dalam Hadapi Masalah Ekonomi saat ini

Berita Golkar, Jakarta –  Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai dilihat dari data BPS …