Aktivitas Sektor Pariwisata Harus Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

putri Selasa, 21 Juli 2020 | 15:39

Berita Golkar, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian berharap aktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Bandung, Jawa Barat kembali berjalan dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru berbasiskan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami berharap Bandung sebagai trendsetter untuk daerah-daerah lain bisa memberikan satu pesan kepada seluruh Indonesia, bahwa kita siap bangkit kembali,” ungkap Hetifah

Politisi Partai Golkar itu menuturkan, Kota Bandung memiliki sejumlah potensi ekonomi di sektor pariwisata dan industri kreatif yang bisa dikembangkan.

BACA JUGA  Golkar Soroti Check Point Jakarta Yang Tak Berjalan Efektif Akhir-akhir ini

Karena itu, disiplin protokol kesehatan menjadi kunci untuk kembali menggiatkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung. Karena itu, Pemkot Bandung harus disiplin menerapkan standar protokol kesehatan agar jangan sampai terjadi cluster baru.

Di sisi lain, para calon wisatawan juga yakin bahwa destinasi yang dituju telah memperhatikan faktor cleanhealth dan safety.

“Sebetulnya sekarang sudah mulai dibuka karena sudah zona biru, tetapi karena ada kejadian Secapa TNI tentu mempengaruhi kembali paling tidak rasa aman dan percaya masyarakat. Nah, untuk itu kota harus berbenah dan mempersiapkan diri lagi, namun saya lihat berbagai langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah, saya yakin akan bisa pulih segera,” sambung Hetifah.

BACA JUGA  Golkar Ingin Kader Muda dan Perempuan Menduduki Posisi Penting di AKD

Wabah Covid-19 juga secara umum telah memberi dampak signifikan bagi pekerja di ekonomi kreatif dan seni, baik di pusat maupun daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari mengatakan pembukaan sektor wisata di Kota Bandung akan dibuka secara bertahap.

Salah satu upaya Pemkot Bandung dalam meningkatkan geliat sektor pariwisata adalah dengan menggelar Bandung Great Sale lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya, yakni dari 1 Juli – 31 Agustus 2020. Diharapkan kegiatan ini dapat membangkitkan kembali 10 persen tingkat pendapatan.

BACA JUGA  Airlangga Disebut Ketum Partai Yang Masuk Kategori "Kelompok Putih"

Sumber : dpr.go.id

Loading...

Baca juga

Belanja Program PEN Meningkat, Dito Harap Mampu Pulihkan Ekonomi Domestik

Berita Golkar, Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto menjelaskan, program Pemulihan Ekonomi Nasional …