Airlangga Jabarkan Langkah Pemerintah Atasi Hambatan Sekolah dari Rumah

putri Rabu, 29 Juli 2020 | 14:32

Berita Golkar, Jakarta – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi kesulitan pembelajaran dari rumah (School From Home/SFH).

Airlangga menjadi pembicara utama dalam diskusi Balitbang Golkar yang bertajuk “Anak Indonesia: Tantangan dan Hambatan Menciptakan SDM Unggul Paska Pandemi”

Pemerintah menyadari bahwa banyak kendala dari sistem ini. Sistem ini diterapkan karena pemerintah ingin memastikan keselamatan dan kesehatan semua stakeholder pendidikan.

Airlangga mengungkapkan, beberapa kendala tersebut. Pertama, masalah teknis seperti ketersediaan alat, infrastruktur khususnya infrastruktur teknologi, aplikasi.

BACA JUGA  Menperin Airlangga: Sektor Industri Tumbuh di Atas Perekonomian

Kedua, masalah sumber daya manusia dan sistem pendidikan itu sendiri seperti kemampuan guru dan pola pembelajaran. Ketiga, masalah sosial yang berkaitan dengan kemampuan keluarga untuk mendukung sistem pembelajaran jarak jauh itu.

Solusinya harus komprehensif baik dari segi teknis maupun kebijakan yang terkait dengan itu. Dalam bidang kesehatan, pemerintah terus berupaya menerapkan protokol kesehatan dan mempercepat penemuan vaksin.

BACA JUGA  DPR Dukung Pemerintah Salurkan Subsidi Bunga Kredit UMKM

“Pemerintah sendiri, BUMN maupun pihak swasta terus dikoordinasikan agar kita bisa menemukan dan menerapkan pemberian vaksin sesegera mungkin. Untuk itu kita bekerja sama juga dengan berbagai lembaga internasional dan negara-negara sahabat.” kata Airlangga, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (28/7).

Dalam masalah peralatan teknis, Airlangga menekankan perlunya ketersediaan dan keterjangkauan DNA (device, network, and application). Pemerintah terus mengupayakan agar setiap siswa dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia punya peralatan yang memadai dan murah.

BACA JUGA  RI-Finlandia Perkuat Investasi dan Teknologi Industri

Sedangkan dalam hal infrastruktur, Airlangga memastikan bahwa pemerintah ingin memperluas dan ketersediaan jaringan internet yang tersebar di seluruh wilayah.

Sejalan dengan itu, aplikasi-aplikasi yang digunakan menurutnya harus semakin mudah dan implementatif bagi siswa dan guru Indonesia.

Sumber : kontan.co.id

Loading...

Baca juga

Demokrasi Lingkungan Harus Didasari dengan Kepentingan Rakyat

Berita Golkar. Jakarta – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Dyah Roro Esti mengatakan Demokrasi …